Cahaya Selaras Insani

Cahaya Selaras Insani. Inspirasi - Harmoni - Solusi. Kami siap membantu pribadi-pribadi yang ingin berubah menjadi lebih baik dan bahagia, dalam format : Seminar, Pelatihan, Workshop/Lokakarya, sesi konsultasi/terapi.

Cahaya Selaras Insani

ads header
  • Saturday, January 21, 2017

    Memaafkan Bukan Melupakan




    Terapi, konsultasi emosi

    "Memaafkan beda dengan melupakan. Melupakan kesalahan orang lain hanya memindahkannya ke pikiran bawah sadar, Anda akan tetap terbebani.
    Memaafkannya akan melepas beban itu"

    Seorang ibu paruh baya mendatangi saya karena tidak bisa tidur, lemas dan pusing. Dia sadar bahwa sedang mengalami depresi ringan, namun tidak tahu apa yang harus dilakukan.

    Setelah dia menjawab beberapa pertanyaan, saya menemukan bahwa emosinya terganggu karena merasa dikhianati seseorang yang sangat dia percaya.

    "Mbak harus memaafkan dia..."

    "Keenakan dia Mas kalau kumaafkan..."

    "Memaafkan bukan untuk kebaikan dia, tapi untuk kebaikan Mbak sendiri. Jauh lebih besar manfaat yang Mbak rasakan dibanding yang dia rasakan. Kecuali Mbak mau terbebani terus, dan bertambah berat..."

    "Apakah saya juga harus melupakan...? Bagaimana dengan dia...? Bagaimana bila dia mengulangi perbuatannya, menghkianati saya...?"

    "Yang harus dilakukan adalah memaafkannya, untuk ketenangan pikiran dan kedamaian hati Mbak sendiri...Bukan untuk dia...Memaafkan bukan melupakan, dan sebaliknya. Memaafkan bukan berarti Mbak menyetujui kelakukannya...bukan berarti Mbak membenarkan pengkhianatannya...Memaafkan itu melepaskan dendam, kebencian, sakit hati, dan semua beban pikiran.”

    “ Bagaimana saya tahu bahwa sudah memaafkan dia...? Bukan sekedar mengatakan…”

    “Saat Mbak mampu membayangkan kelakuannya yang menyakitkan dengan hati damai…saat Mbak mampu mendoakannya agar berubah menjadi lebih baik…saat Mbak justru kasihan kepadanya…saat itulah Mbak sudah mampu memaafkannya…
    Setelah pikiran tenang dan hati damai, barulah Mbak bisa memikirkan sikap apa yang akan dipilih untuk dia, yang menunjukkan ketidaksukaan Mbak pada kelakukannya, yang bisa membuatnya sadar dan berubah. Bahkan bila perlu Mbak menjauhinya, bila kelakukannya sangat merugikan dan membahayakan Mbak...
    Mbak tidak harus melupakan kelakuannya, karena mengingatnya bisa bermanfaat agar Mbak lebih hati-hati dan waspada, dengan pikiran tenang dan hati damai karena sudah memaafkan."

    "....Tapi sulit sekali Mas untuk memaafkannya..."

    "Sulit berarti bisa, hanya butuh lebih banyak usaha...Silakan pulang dulu dan pikirkan...Bila sudah memutuskan untuk memaafkan, silakan datang ke sini lagi, saya akan membantu..."


    No comments:

    Post a Comment

    Testimoni

    Seminar

    Workshop